Pasukan Putih Misterius Yang Membantu Perang di Palestina - Ada "pasukan lain" membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.
Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga
Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais,
tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.
Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah
satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang
al-Qassam.
Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan
(25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu
menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju
hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga
laki-laki malang itu pingsan.
Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab
bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara
itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, "Wahai pembohong! Mereka itu
berseragam putih!"
Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade
Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya "pasukan
lain" yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh
sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari
kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, "Saya bukan
kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan."
Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, "Pasukan yang berpakaian
putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?" Si sopir pun
kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di
belakangnya. "Saya tidak tahu," jawaban satu-satunya yang ia miliki.
Cerita tentang "serdadu berseragam putih" tak hanya diungkap oleh
mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel
sendiri menyatakan hal serupa.
Situs al-Qassam memberitakan bahwa Channel 10 milik Israel telah
menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran
Gaza dan kembali dalam keadaan buta.
"Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi
saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya
buta," kata anggota pasukan ini.
Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah
berhadapan dengan "hantu". Mereka tidak diketahui dari mana asalnya,
kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.
Masih dari Channel 10, seorang
Tentara Israel
lainnya mengatakan, "Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih
dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka
tidak mati."
Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu?
Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib
masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah
ditayangkan oleh channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman
Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al
Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).
Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang
telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan
tersebut.
"Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah
helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang
beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau," kata pejuang tadi.
Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira
ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat
banyak.
Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar
suara "Utsbut, tsabatkallah" yang maknanya kurang lebih, "tetaplah di
tempat maka Allah menguatkanmu." Ucapan itu ia dengar berulang-ulang
sebanyak tiga kali.
"Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu
kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang
pun yang bersama saya," ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang
khatib.
Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika
sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang "ajaib" terjadi.
Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya
langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari
mereka harus diangkut oleh helikopter. "Sedangkan saya sendiri dalam
keadaan selamat," kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.
Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam
situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu
Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga)
mengatakan,
"Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak
ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang
bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan
asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar
kecuali dari bebatuan dan pasir."
Cerita mengenai "pasukan tidak dikenal" juga datang dari seorang
penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama
keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.
Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. "Kenapa kalian menangis?" tanyanya.
"Kami menangis bukan karena khawatir
keadaan diri kami
atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur.
Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan
kami tidak tahu dari mana mereka datang," jawabnya.
asukan Putih Misterius Yang Membantu Perang di Palestina - Ada "pasukan lain" membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.
Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga
Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais,
tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.
Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah
satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang
al-Qassam.
Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan
(25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu
menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju
hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga
laki-laki malang itu pingsan.
Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab
bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara
itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, "Wahai pembohong! Mereka itu
berseragam putih!"
Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade
Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya "pasukan
lain" yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh
sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari
kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, "Saya bukan
kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan."
Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, "Pasukan yang berpakaian
putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?" Si sopir pun
kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di
belakangnya. "Saya tidak tahu," jawaban satu-satunya yang ia miliki.
Cerita tentang "serdadu berseragam putih" tak hanya diungkap oleh
mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel
sendiri menyatakan hal serupa.
Situs al-Qassam memberitakan bahwa Channel 10 milik Israel telah
menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran
Gaza dan kembali dalam keadaan buta.
"Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi
saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya
buta," kata anggota pasukan ini.
Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah
berhadapan dengan "hantu". Mereka tidak diketahui dari mana asalnya,
kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.
Masih dari Channel 10, seorang
Tentara Israel
lainnya mengatakan, "Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih
dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka
tidak mati."
Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu?
Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib
masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah
ditayangkan oleh channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman
Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al
Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).
Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang
telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan
tersebut.
"Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah
helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang
beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau," kata pejuang tadi.
Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira
ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat
banyak.
Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar
suara "Utsbut, tsabatkallah" yang maknanya kurang lebih, "tetaplah di
tempat maka Allah menguatkanmu." Ucapan itu ia dengar berulang-ulang
sebanyak tiga kali.
"Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu
kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang
pun yang bersama saya," ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang
khatib.
Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika
sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang "ajaib" terjadi.
Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya
langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari
mereka harus diangkut oleh helikopter. "Sedangkan saya sendiri dalam
keadaan selamat," kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.
Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam
situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu
Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga)
mengatakan,
"Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak
ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang
bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan
asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar
kecuali dari bebatuan dan pasir."
Cerita mengenai "pasukan tidak dikenal" juga datang dari seorang
penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama
keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.
Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. "Kenapa kalian menangis?" tanyanya.
"Kami menangis bukan karena khawatir
keadaan diri kami
atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur.
Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan
kami tidak tahu dari mana mereka datang," jawabnya.You Are Here: Home » Humor » Humor: Tips Unik Biar Tidak Kehilangan
Sandal
Humor: Tips Unik Biar Tidak Kehilangan Sandal
Diterbitkan Pada October 2, 2013
Sandal HilangPalingseru.com – Cerita cerita mengenai kehilangan sandal
sepertinya sudah menjadi hal yang biasa terdengar apa lagi jika sandal
yang kita gunakan merupakan sandal yang bagus dan mahal.
Nah tidak mau kehilangan sandal diberbagai tempat yang kamu kunjungi ada
baiknya kamu meniru tip tips berikut ini:
1). Hindari memakai sandal Branded, seperti : Nake, Adidos, Robeek, atau
yang lainnya, pakailah sandal yang sekali pakai.
2). Jika Anda terpaksa memakai sandal Branded, simpan saja sandal Anda
di tempat yang berjauhan, misalnya sandal sebelah kanan, Anda simpan di
Mesjid Al Markas, sandal yang sebelah kirinya Anda simpan di Mesjid PLN.
3). Pakai Bakiak untuk 3 penumpang yang sering digunakan ketika lomba 17
Agustus-an.
4). Gunakan Password dan alarm pada sandal Anda.
5). Pasanglah kamera Tracker dengan GPS secara tersembunyi pada sandal
Anda, sehingga Anda bisa memantau dimana posisi sandal Anda apabila
sandal Anda di curi.
6). Jadikan sandal Anda sebagai Accesoris yang dikalungkan di leher atau
jadikan sebagai anting-anting.
7). Pesanlah sandal yang berbentuk kotak amal, selain dapat terhindar
dari aksi pencurian, Anda juga akan mendapatkan sumbangan amal
8). Gunakanlah sandal yang berbeda, sandal sebelah kanan warna pink
dengan hiasan bunga mawar, sebelah kiri warna hitam dengan lambang
kelelawar.
9). Gunakanlah nomor sandal yang berbeda, misal sandal sebelah kanan
bernomor 37, dan sebelah kiri bernomor 45.
10). Atau gunakan sandal yang kanan dua-duanya atau kiri dua-duanya
11). Bawalah selalu rantai besi yang panjang, Anda dapat merantai sandal
anda pada badan Anda, sehingga bila sandal Anda hendak dicuri, Anda
akan mendapat tanda berupa tarikan.
12). Modifikasi sandal Anda dengan menambah manik-manik, payet dan
lainnya atau dengan membuat bolong di tengah sandal Anda, sehingga
sandal tidak bisa dipakai dan membuat ilfil si-calon pencuri.
13). Menyimpan secarik kertas di atas sandal Anda yang berbunyi ‘Sandal
ini punya si Aa’ ; ‘Sandal ini di Kredit dengan berat hati ‘ ; atau Anda
tulis pengumuman ‘Ini bukan sandal, sumpah ini bukan sandal..’
14). Dan terakhir sekaligus yang paling jitu adalah : Pakailah sepatu,
sehingga anda tidak akan pernah kehilangan sandal..
Ada cara yang lain lagi silahkan disebutkan ya
Sumber :
http://palingseru.com/28058/humor-tips-unik-biar-tidak-kehilangan-sandal
Copyright © Palingseru.com
Palingseru.com – Cerita
cerita mengenai kehilangan sandal sepertinya sudah menjadi hal yang
biasa terdengar apa lagi jika sandal yang kita gunakan merupakan sandal
yang bagus dan mahal.
Nah tidak mau kehilangan sandal diberbagai tempat yang kamu kunjungi ada
baiknya kamu meniru tip tips berikut ini:
1). Hindari memakai sandal Branded, seperti : Nake, Adidos, Robeek, atau
yang lainnya, pakailah sandal yang sekali pakai.
2). Jika Anda terpaksa memakai sandal Branded, simpan saja sandal Anda
di tempat yang berjauhan, misalnya sandal sebelah kanan, Anda simpan di
Mesjid Al Markas, sandal yang sebelah kirinya Anda simpan di Mesjid PLN.
3). Pakai Bakiak untuk 3 penumpang yang sering digunakan ketika lomba 17
Agustus-an.
4). Gunakan Password dan alarm pada sandal Anda.
5). Pasanglah kamera Tracker dengan GPS secara tersembunyi pada sandal
Anda, sehingga Anda bisa memantau dimana posisi sandal Anda apabila
sandal Anda di curi.
6). Jadikan sandal Anda sebagai Accesoris yang dikalungkan di leher atau
jadikan sebagai anting-anting.
7). Pesanlah sandal yang berbentuk kotak amal, selain dapat terhindar
dari aksi pencurian, Anda juga akan mendapatkan sumbangan amal
8). Gunakanlah sandal yang berbeda, sandal sebelah kanan warna pink
dengan hiasan bunga mawar, sebelah kiri warna hitam dengan lambang
kelelawar.
9). Gunakanlah nomor sandal yang berbeda, misal sandal sebelah kanan
bernomor 37, dan sebelah kiri bernomor 45.
10). Atau gunakan sandal yang kanan dua-duanya atau kiri dua-duanya
11). Bawalah selalu rantai besi yang panjang, Anda dapat merantai sandal
anda pada badan Anda, sehingga bila sandal Anda hendak dicuri, Anda
akan mendapat tanda berupa tarikan.
12). Modifikasi sandal Anda dengan menambah manik-manik, payet dan
lainnya atau dengan membuat bolong di tengah sandal Anda, sehingga
sandal tidak bisa dipakai dan membuat ilfil si-calon pencuri.
13). Menyimpan secarik kertas di atas sandal Anda yang berbunyi ‘Sandal
ini punya si Aa’ ; ‘Sandal ini di Kredit dengan berat hati ‘ ; atau Anda
tulis pengumuman ‘Ini bukan sandal, sumpah ini bukan sandal..’
14). Dan terakhir sekaligus yang paling jitu adalah : Pakailah sepatu,
sehingga anda tidak akan pernah kehilangan sandal..
Ada cara yang lain lagi silahkan disebutkan y
Sumber :
http://palingseru.com/28058/humor-tips-unik-biar-tidak-kehilangan-sandal
Copyright © Palingseru.com
Palingseru.com – Cerita
cerita mengenai kehilangan sandal sepertinya sudah menjadi hal yang
biasa terdengar apa lagi jika sandal yang kita gunakan merupakan sandal
yang bagus dan mahal.
Nah tidak mau kehilangan sandal diberbagai tempat yang kamu kunjungi ada
baiknya kamu meniru tip tips berikut ini:
1). Hindari memakai sandal Branded, seperti : Nake, Adidos, Robeek, atau
yang lainnya, pakailah sandal yang sekali pakai.
2). Jika Anda terpaksa memakai sandal Branded, simpan saja sandal Anda
di tempat yang berjauhan, misalnya sandal sebelah kanan, Anda simpan di
Mesjid Al Markas, sandal yang sebelah kirinya Anda simpan di Mesjid PLN.
3). Pakai Bakiak untuk 3 penumpang yang sering digunakan ketika lomba 17
Agustus-an.
4). Gunakan Password dan alarm pada sandal Anda.
5). Pasanglah kamera Tracker dengan GPS secara tersembunyi pada sandal
Anda, sehingga Anda bisa memantau dimana posisi sandal Anda apabila
sandal Anda di curi.
6). Jadikan sandal Anda sebagai Accesoris yang dikalungkan di leher atau
jadikan sebagai anting-anting.
7). Pesanlah sandal yang berbentuk kotak amal, selain dapat terhindar
dari aksi pencurian, Anda juga akan mendapatkan sumbangan amal
8). Gunakanlah sandal yang berbeda, sandal sebelah kanan warna pink
dengan hiasan bunga mawar, sebelah kiri warna hitam dengan lambang
kelelawar.
9). Gunakanlah nomor sandal yang berbeda, misal sandal sebelah kanan
bernomor 37, dan sebelah kiri bernomor 45.
10). Atau gunakan sandal yang kanan dua-duanya atau kiri dua-duanya
11). Bawalah selalu rantai besi yang panjang, Anda dapat merantai sandal
anda pada badan Anda, sehingga bila sandal Anda hendak dicuri, Anda
akan mendapat tanda berupa tarikan.
12). Modifikasi sandal Anda dengan menambah manik-manik, payet dan
lainnya atau dengan membuat bolong di tengah sandal Anda, sehingga
sandal tidak bisa dipakai dan membuat ilfil si-calon pencuri.
13). Menyimpan secarik kertas di atas sandal Anda yang berbunyi ‘Sandal
ini punya si Aa’ ; ‘Sandal ini di Kredit dengan berat hati ‘ ; atau Anda
tulis pengumuman ‘Ini bukan sandal, sumpah ini bukan sandal..’
14). Dan terakhir sekaligus yang paling jitu adalah : Pakailah sepatu,
sehingga anda tidak akan pernah kehilangan sandal..
Ada cara yang lain lagi silahkan disebutkan y
Sumber :
http://palingseru.com/28058/humor-tips-unik-biar-tidak-kehilangan-sandal
Copyright © Palingseru.com
.com – Cerita cerita
Sumber :
http://palingseru.com/28058/humor-tips-unik-biar-tidak-kehilangan-sandal
Copyright © Palingseru.com
Pasukan Putih Misterius Yang Membantu Perang di Palestina - Ada "pasukan lain" membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.
Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga
Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais,
tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.
Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah
satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang
al-Qassam.
Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan
(25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu
menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju
hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga
laki-laki malang itu pingsan.
Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab
bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara
itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, "Wahai pembohong! Mereka itu
berseragam putih!"
Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade
Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya "pasukan
lain" yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh
sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari
kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, "Saya bukan
kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan."
Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, "Pasukan yang berpakaian
putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?" Si sopir pun
kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di
belakangnya. "Saya tidak tahu," jawaban satu-satunya yang ia miliki.
Cerita tentang "serdadu berseragam putih" tak hanya diungkap oleh
mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel
sendiri menyatakan hal serupa.
Situs al-Qassam memberitakan bahwa Channel 10 milik Israel telah
menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran
Gaza dan kembali dalam keadaan buta.
"Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi
saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya
buta," kata anggota pasukan ini.
Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah
berhadapan dengan "hantu". Mereka tidak diketahui dari mana asalnya,
kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.
Masih dari Channel 10, seorang
Tentara Israel
lainnya mengatakan, "Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih
dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka
tidak mati."
Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu?
Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib
masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah
ditayangkan oleh channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman
Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al
Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).
Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang
telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan
tersebut.
"Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah
helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang
beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau," kata pejuang tadi.
Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira
ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat
banyak.
Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar
suara "Utsbut, tsabatkallah" yang maknanya kurang lebih, "tetaplah di
tempat maka Allah menguatkanmu." Ucapan itu ia dengar berulang-ulang
sebanyak tiga kali.
"Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu
kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang
pun yang bersama saya," ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang
khatib.
Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika
sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang "ajaib" terjadi.
Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya
langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari
mereka harus diangkut oleh helikopter. "Sedangkan saya sendiri dalam
keadaan selamat," kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.
Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam
situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu
Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga)
mengatakan,
"Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak
ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang
bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan
asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar
kecuali dari bebatuan dan pasir."
Cerita mengenai "pasukan tidak dikenal" juga datang dari seorang
penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama
keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.
Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. "Kenapa kalian menangis?" tanyanya.
"Kami menangis bukan karena khawatir
keadaan diri kami
atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur.
Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan
kami tidak tahu dari mana mereka datang," jawabnya.