Tab Menu E

anime

back to top
unik
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

Selasa, 22 Januari 2013

10 Tempat Paling Kering di Dunia

1. Lembah Kering, Antartika (Curah Hujan Rata-Rata: 0)


Jika kita membayangkan Antartika, maka yang pertama kali muncul dalam benak kita adalah gambaran sebuah tempat yang penuh tertutup dengan salju. Tetapi, akan jauh berbeda dengan lembah kering di Antartika yang ternyata adalah tempat paling kering di dunia. Lembah-lembah ini memiliki kelembaban yang sangat rendah, dan hampir tidak ada es atau salju yang menutupi permukaanya, sehingga lembah ini adalah daerah bebas es terbesar di benua tersebut.

Gunung terdekat cukup tinggi untuk memblokir es dari laut untuk mencapai lembah ini. Kondisi unik bebas es ini juga sebagian disebabkan oleh karena angin katabatic yang berhembus kuat dan terjadi ketika udara padat dan dingin menuruni bukit karena tertarik oleh gaya gravitasi. Angin ini bisa mencapai kecepatan 322 km/jam, sehingga gesekan udara tersebut dapat memanaskan dan menguapkan semua air, es dan salju.

2. Arica, Chili (Curah Hujan Rata-Rata: 0,761 mm per Tahun)


Arica merupakan kota paling kering di dunia, meskipun bukan tempat yang paling kering di dunia. Arica adalah kota pelabuhan, dan sekalipun hampir tidak pernah turun hujan dari langit, Arica tetap memiliki tingkat kelembaban yang cukup tinggi dan sering tertutup oleh awan. Namun, walaupun udara cukup lembab, kelembaban ini tidak cukup untuk sampai ke tanah dalam bentuk hujan. Gurun Atacama yang berada di sekitarnya akan menghilangkan kelembaban dari udara dan awan tersebut dan hanya membawa udara kering ke gurun. Beberapa tempat di gurun ini bahkan tidak pernah menerima hujan selama lebih dari 500 tahun!

3. Al-Kufrah, Libya (Curah Hujan Rata-Rata: 0,860 mm per Tahun)


Tempat ini merupakan tempat paling kering di Afrika. Namun, Al-Kufrah memiliki beberapa oasis terdekat dimana mata air bawah tanah alami dapat memberi minum populasi manusia dan hewan. Tanaman utama yang dibudidayakan adalah persik, kurma dan aprikot. Di dekatnya, adalah dataran rendah gurun yang tertutup oleh bukit pasir hingga setinggi 300 m.

4. Aswan, Mesir (Curah Hujan Rata-Rata: 0.861mm per Tahun)


Aswan adalah nama yang mungkin dikenal sebagai nama bendungan. Tetapi, sebagian besar waktu, kota ini seluruhnya kurang kelembaban. Sementara beberapa bagian lain dari Mesir mendapatkan angin dari laut, Aswan tetap panas dan kering sepanjang tahun. Kedekatan kota ke "Tropic of Cancer" juga memberikan kontribusi terhadap suhu tinggi dan cuaca kering. Angin yang bertiup dengan kecepatan 160 km/jam sangat umum terjadi di kota ini.

5. Luxor, Mesir (Curah Hujan Rata-Rata: 0.862 mm per Tahun)


Luxor adalah tempat yang tidak mendapatkan banyak kelembaban. Dalam musim "dingin", angin panas yang dikenal dengan sebutan "Khamsin" kadang berhembus masuk dari Gurun Barat di dekat kota dan dapat membawa badai pasir juga. Badai pasir bisa berlangsung selama dua hari dan kecepatan udara dapat mencapai 150 km/jam yang akan meningkatkan suhu sebanyak 20 derajat. Dan setiap tetesan air hujan yang jatuh, akan segera menguap di udara yang panas.

6. Ica, Peru (Curah Hujan Rata-Rata: 2,29 mm per Tahun)


Ica terletak di sisi selatan kota Lima, dan berbatasan dengan Gurun Atacama. Daerah berdebu dan kering ini dulunya tidaklah kering seperti ini. Pada tahun 2007, para ilmuwan menemukan bukti fosil dari spesies penguin setinggi 1,2 meter yang dulu mendiami daerah tersebut. Saking keringnya udara di kawasan ini bahkan tidak aneh jika kita menjumpai proses mumifikasi alami. Karena, sisa-sisa dari makhluk hidup tidak bisa terurai tanpa kelembaban. Uniknya, iklim kota ini menarik orang dengan penyakit asma, dimana dikatakan bahwa gejala mereka akan jauh lebih membaik ketika berada di udara kering.

7. Wadi Halfa, Sudan (Curah Hujan Rata-Rata: 2,45 mm per Tahun)


Terletak di pusat gurun Sahara, Wadi Halfa adalah gambaran kota gurun yang sempurna. Curah hujan yang sangat rendah dan angin yang bertiup kencang mengeringkan udara subtropis di wilayah ini dan memiliki pengaruh yang kuat pada daerah sekitarnya, yakni menghasilkan gurun yang kering dan panas.

8. Iquique, Chili (Curah Hujan Rata-Rata: 5,08 mm per Tahun)


Kota pelabuhan ini terletak di bagian atas negara Chili, dan terletak di sebelah barat Gurun Atacama yang terkenal. Gurun di sekitarnya ini ditambang karena mengandung pupuk nitrat alami. Dan hujan sama sekali tidak akan turun pada bulan Januari dan Februari.

9. Pelican Point, Namibia (Curah Hujan Rata-Rata: 8,13 mm per Tahun)


Pelican Point adalah sebuah dermaga kecil di negara Afrika yang penuh dengan gurun, Namibia. Meskipun sebagai tempat yang terkenal akan kekeringannya, tempat ini cukup unik. Karena, tempat ini juga dikenal memiliki ombak yang bagus bagi para peselancar.

10. Aoulef, Aljazair (Curah Hujan Rata-Rata: 12,19 mm per Tahun)


Kota kecil yang berada di pusat kota Aljazair ini adalah tempat paling kering di negara yang juga kering tersebut. Seakan hal tersebut belum cukup, Aoulef juga merupakan tempat yang sangat panas, dan hanya ada sebuah oasis di daerah gurun tersebut. Selain itu, hanya terdapat beberapa pohon palm yang memisahkan kota dengan gurun di sekitarnya.

10 Tempat Paling Jarang Dijamah Manusia di Dunia

1. Namibia


Namibia adalah salah satu negara dengan penduduk paling sedikit di dunia. Negara Afrika bagian selatan ini dinamakan berdasarkan nama gurun yang berada di dekatnya yaitu Gurun Namib, yang menjadi habitat bagi sekitar 2.500 ekor cheetah dan merupakan seperempat dari total populasi cheetah di seluruh dunia. Dengan medan berupa bukit pasir raksasa, petroglif kuno, kawah dan air terjun, Namibia adalah salah satu tempat paling tidak tersentuh di Afrika.

2. Galapagos


Meskipun perjalanan Charles Darwin ke pulau-pulau unik disini telah membuat banyak wisatawan datang yang tak terhitung jumlahnya, Kepulauan Galapagos masih merupakan tempat yang relatif asli dan tak terjamah. Kepulauan ini adalah habitat bagi kura-kura raksasa, iguana, singa laut, penguin, ikan paus dan ikan dan memiliki ratusan spesies tanaman dan hewan endemik. Di kepulauan ini, populasi manusia hanya sekitar 23.000 jiwa. Kepulauan ini telah menjadi cagar biota laut selama lima puluh tahun.

3. Papua Nugini


Papua Nugini adalah salah satu tempat yang paling pedesaan dan paling tidak tereksplorasi di dunia. Para ilmuwan percaya bahwa banyak spesies tanaman dan hewan yang belum ditemukan di dunia ada di pedalaman hutan negara ini. Eksploitasi sumber daya alam di negeri ini terhambat oleh medan yang sulit, serta sistem hukum dan tingginya biaya pengembangan infrastruktur. Karena semua masalah ini, sebagian besar tempat disana masih asli dan tak tersentuh oleh manusia.

4. Seychelles


Seychelles memiliki persentase lahan konservasi terbesar dari negara manapun di dunia, dimana sekitar 50 persen dari negara kepulauan ini dilindungi. Karena itu, pulau-pulau ini memiliki pantai-pantai indah yang masih asli dan belum terjamah dan menjadi habitat bagi spesies burung beo hitam. Ada sepanjang 490 kilometer garis pantai di pulau-pulau di negara ini, dan hanya ada relatif sedikit pengunjung yang berlibur di sana.

5. Bhutan


Lebih dari 60 persen wilayah negara ini tertutup oleh hutan, dan seperempat dari wilayahnya telah ditetapkan sebagai taman nasional atau kawasan cagar alam. Negara ini juga dikenal memiliki pegunungan dan lembah yang terjal, membuatnya menjadi pusat bagi keanekaragaman hayati.

6. Taman Nasional Daintree, Australia


Taman Nasional Daintree di Far North Queensland, Australia, adalah tempat konservasi dari hutan hujan yang telah berusia 110 juta tahun, salah satu ekosistem tertua di bumi. Taman Nasional ini juga merupakan habitat bagi ribuan spesies tanaman dan pohon yang berusia lebih dari 2.500 tahun.

7. Fiordland, Selandia Baru


Di ujung selatan pantai barat Selandia Baru, wilayah Fiordland masih sangat terjaga, tak terjamah dan kosong dari pembangunan manusia. Dengan medan yang bervariasi dari pegunungan tinggi sampai ke perairan berbatu karang, Fiordland tidak pernah memiliki populasi permanen yang signifikan. Bahkan suku asli Maori hanya mengunjungi tempat ini sementara hanya untuk berburu, memancing dan mengumpulkan batu giok yang berharga. Selain itu, arus udara di wilayah ini bertiup dari Antartika, sehingga udara Fiordland adalah salah satu yang terbersih di planet ini.

8. Semenanjung Kamchatka, Rusia


Semenanjung Kamchatka di Rusia adalah tempat belantara yang kosong, dengan Samudera Pasifik di sebelah timur dan Laut Okhotsk di barat. Semenanjung ini juga dipenuhi gunung berapi dan gletser. Dan gempa bumi besar hingga berkekuatan 9,0 skala Richter telah mengguncang semenanjung dalam lima dekade terakhir.

9. Gurun Atacama, Chili


Gurun Atacama merupakan salah satu tempat paling aneh di dunia, gurun ini benar-benar tidak mendapatkan hujan sama sekali. Pasir menutupi daerah seluas 103.600 km persegi ini, dan di tanahnya sama sekali tidak ada kehidupan, sehingga NASA dapat merancang tes pendaratan Mars mereka disana. Karena ketinggiannya, hampir tidak dijumpai awan di langitnya, dan ditambah dengan udara yang kering dan kurangnya polusi cahaya dan gangguan radio, menjadikan gurun ini sebagai salah satu tempat terbaik di dunia untuk melakukan pengamatan astronomi.

10. Antartika


Antartika adalah tempat yang benar-benar tak tersentuh oleh manusia. Benua ini merupakan satu-satunya benua yang tidak pernah didiami oleh manusia. 96 persen bagian dari benua ini ditutupi dengan es, yang rata-rata dapat lebih dari 1,6 km tebalnya. Jumlah orang yang melakukan dan mendukung penelitian ilmiah dan pekerjaan lainnya di benua ini dan pulau-pulau terdekatnya bervariasi dari sekitar 1.000 orang di musim dingin sampai sekitar 5.000 orang di musim panas.

10 Kota yang Paling Ramah Lingkungan di Dunia

Berikut adalah 10 Kota Paling Ramah Lingkungan di Dunia, kota ramah lingkungan di Dunia ini merupakan kota-kota yang terbaik dalam hal menjaga lingkungannya lebih baik dan membuat kota menjadi selalu hijau dan asri serta dapat menurunkan tingkat polusi dan tentunya sangat nyaman untuk dihuni.

1. Reykjavik (Iceland)

Islandia adalah negara terhijau di dunia. Kota Reykjavik telah menyatakan keinginannya untuk menjadi kota terbersih di Eropa dan telah mengambil langkah yang sangat mengesankan untuk mencapai hal itu. Saat ini, kota Reykjavik dijalankan sepenuhnya pada sistem yang sangat ramah lingkungan, termasuk menggunakan pembangkit listrik tenaga panas bumi dan pembangkit listrik tenaga air untuk mencukupi pasokan listriknya, sedangkan sistem transportasi di kota ini seluruhnya menggunakan bahan bakar hidrogen.

2. Malmo (Sweden)


Sungguh menakjubkan melihat bagaimana kota ini sangat ramah lingkungan. Selain karena kota Malmo merupakan kota terbesar di Swedia. Kota ini benar-benar menawarkan konsep yang sangat ramah lingkungan di setiap sudut kota.

3. Copenhagen (Denmark)


Copenhagen adalah kota dimana warga-warganya sangat menyadari isu lingkungan dan mereka lebih memilih menggunakan sepeda daripada mobil. Itulah salah satu alasan jelas mengapa Copenhagen menjadi salah satu kota terhijau di dunia.

4. Vancouver (Canada)


Tidak seperti kota-kota lain di Amerika Utara, Vancouver telah melakukan banyak hal dalam rangka untuk menuju kota yang ramah lingkungan. 90% dari energi tersebut berasal dari sumber yang dapat diperbaharui, seperti angin, gelombang air laut pasang surut, cahaya matahari dan energi gelombang, selain itu kota ini juga telah mengembangkan rencana untuk 100 tahun ke depan untuk tetap menjaga keasrian dan keramah lingkungannya, walaupun kota ini sebenarnya sudah memiliki lebih dari 200 taman.

5. Bahia de Caraquez (Ecuador)


Bahia de Caraquez adalah surga bagi para wisatawan. Kota ini mengalami kerusakan parah karena bencana alam di era 90-an dan setelah itu pemerintah daerah dan LSM memutuskan untuk membuat kota yang ramah lingkungan. Mereka mengembangkan sejumlah program untuk menjaga keanekaragaman hayati dan mengendalikan erosi, mereka juga memulai program pengomposan sampah organik dari pasar dan rumah tangga. Selain itu kota ini juga mendukung penuh pertanian secara organik.

6. Sydney (Australia)


Sydney adalah kota yang memprakarsai "EARTH HOUR" beberapa waktu lalu, Sidney pula lah yang menjadi kota pertama yang melakukan program tersebut. Kota Sidney juga telah mengembangkan program pengolahan limbah makanan secara efisien, sehingga jelas mengapa Sydney menjadi salah satu kota terhijau di dunia.

7. Bogota (Colombia)


Kota yang secara luas dikenal karena tingkat kejahatan yang tinggi, menjadi hijau sejak pemerintahan dipegang oleh walikota Enrique Penalosa. Dia berhasil merekonstruksi semua trotoar untuk pejalan kaki, selain itu dia juga menciptakan sistem bus transit yang efisien dan merevitalisasi lebih dari 1200 ruang hijau kota. Walikota juga menaikkan pajak Bahan Bakar Minyak untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dan juga memulai Car Free Day.

8. Curitiba (Brazil)


Jika 99% dari warga di Curitiba senang dengan kota mereka, maka mereka layak menerimanya. Beberapa alasan adalah fakta bahwa lebih dari 70% dari orang di sana bergantung pada transportasi umum yang sangat efisien. Curitiba adalah model kota yang luar biasa untuk kota metropolitan dengan konsep yang ramah lingkungan.

9. London (England)


Pemerintah kota London menjalankan Rencana Aksi Perubahan Iklim yang membuat kota itu menjadi kota terhijau didunia. Mengurangi emisi CO2 sebesar 60% dan menghasilkan 25% dari energi lokal dalam 20 tahun mendatang, selain itu pemerintah kota London juga memberikan insentif yang cukup menggiurkan khusus kepada warganya jika mereka menerapkan konsep yang ramah lingkungan.

10. Portland, Oregon (USA)


Mungkin anda akan terkejut bahwa kota ini tadinya merupakan kota dengan polusi paling tinggi di Amerika, namun kota ini adalah yang pertama pertama kali menerapkan konsep ramah lingkungan dengan cara membangun bangunan ramah lingkungan (Green Building). Pemerintah daerah juga berusaha keras untuk mengurangi jumlah warganya yang menggunakan mobil dengan cara membangun jalur sepeda dan jalur trem.

10 Tempat Paling Unik di Dunia

1. Air Terjun Darah (Antartika)


Jika mendengar kata air terjun pasti kita akan membayangkan suatu tempat yang sejuk, banyak cipratan air yang indah. Tapi bagaimana kalau mendengar kata air terjun darah? Pasti mengerikan sekali. Air terjun darah benar-benar ada di Antartika, daratan yang dilapisi oleh es. Air terjun tersebut mengalirkan air dengan warna merah secara terus-menerus.

Saat pertama kali ditemukan oleh seorang ahli geologi pada tahun 1911, warna merah yang mengalir secara perlahan-lahan tersebut diperkirakan berasal dari ganggang merah. Anggapan lain menyebutkan warna merah berasal dari gletser yang terkurung di bawah aliran air selama jutaan tahun dan mengandung mikroba-mikroba kuno yang terisolasi di bawah lapisan es yang sangat tebal, karena tidak ada cahaya, panas dan oksigen sehingga mengalami salinitas yang tinggi dan mengandung zat besi, dari zat besi itulah warna merah dihasilkan. Dengan adanya celah gletser, air keluar membentuk air terjun tanpa mencemari ekosistem di dalamnya.

2. Garis Nazca


Garis Nazca (Nazca Lines) adalah garis-garis yang membentuk suatu bentuk gambar yang terletak di daerah gurun. Garis-garis Nazca akan terlihat jelas gambarnya jika dilihat dari langit karena garis-garis ini sangat besar. Nazca Lines diperkirakan dibuat antara 700 SM sampai 200 SM. Ratusan garis gurun Nazca membentu aneka gambar seperti monyet, ikan, laba-laba, burung dan kadal.

Pertanyaannya adalah bagaimana cara pembuatannya? Bisakah di peradaban kuno membuat sketsa yang sangat besar tanpa bantuan dari udara? Menurut teori Joe Nickell, garis tersebut dapat dibuat dengan cara menyingkirkan kerikil disekitar gurun. Dengan perhitungan yang akurat, saat kerikil dipindahkan, lapisan tanah yang berwarna kontras akan memberi kesan garis yang membentuk gambar. Pada tahun 1985, Johan Reihard menyatakan bahwa Nazca Lines dibuat untuk keperluan ritual keagamaan.

3. Pintu Neraka


Asal mula lubang api di Uzbekistan berawal sekitar 35 tahun lalu ketika seorang ahli geologis menggali tempat tersebut untuk mencari gas alam. Mereka menemukan satu jurang besar di bawah tanah. Peralatan penggalian pun ikut masuk ke dalam jurang yang ternyata dipenuhi gas racun. Untuk mencegah penyebaran gas beracun, mereka menyalakan api. Akhirnya lubang dipenuhi api dan anehnya sampai sekarang api tersebut masih sangat terlihat terutama saat matahari tenggelam.

4. Crop Circle


Crop Circle adalah suatu bentuk lingkaran dan bentuk-bentuk lain seperti geometri dengan ukuran besar dan luas di ladang pertanian khususnya gandum. Ada juga yang berbentuk menyerupai kalajengking, bunga matahari, lebah, dan lainnya. Di Inggris, Canada, Amerika, Australia dan Jepang banyak ditemukan fenomena Crop Circle.

Biasanya fenomena ini muncul di musim panas saat ladang pertanian ditumbuhi dengan tanaman. Bentuk geometri itu kadang berupa lingkaran-lingkaran atau bisa juga berbentuk rangkaian gambar yang unik, menunjukkan bahwa pembuatnya adalah makhluk yang cerdas. Banyak yang mengaitkan Corp Circle dengan kemunculan UFO. Sebuah Video yang berhasil merekam proses terjadinya Crop Circle menunjukkan bahwa Corp Circle terbentuk hanya dalam waktu 20 detik saja, padahal besarnya mencapai puluhan meter.

5. Lubang Biru Raksasa


Great Blue Hole atau lubang biru raksasa terletak di timur daratan Belize. Karena terletak di dekat daratan, maka air di pesisir terbuang kedalam Great Blue Hole. Bentuknya bulat dan berdiameter lebih dari 305 meter, sedangkan kedalamannya mencapai 146 meter. Lubang Biru ini merupakan hasil runtuhan berulang-ulang dari suatu sistem gua batu kapur yang terbentuk pada saat permukaan laut yang lebih rendah ketika terjadinya zaman es berjuta tahun lalu.

Pada tahun 1971, Jasquer Yves (penyelam terbaik dari 4 situs penyelam di Bumi) menyelam ke dalam lubang untuk mengukur kedalamannya dan memeriksa stalakmit dari dinding yang menggantung. Keindahan dari lubang biru yaitu kedalamannya menciptakan warna nila yang menyebabkan struktur yang diberi nama lubang biru. Selain itu juga terdapat banyak ikan seperti Angel Fish, Butterfly Fish, ikan hamnlpis dan ikan kerapu kecil yang menyapu permukaan air ketika tenang sehingga menyebabkan berkilauan ketika diterangi matahari membuat keindahan yang luar biasa.

6. Segitiga Bermuda


Segitiga bermuda disebut juga segitiga setan dan segitiga hantu yang terletak di samudra atlantik seluas 1,5 juta mil persegi atau 4 juta kilometer persegi dan membentuk garis segitiga antara bermuda, wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik disebelah utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik disebelah selatan dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik disebelah barat. Segitiga bermuda sangat misterius karena banyak kapal-kapal yang hilang saat melintasi kawasan tersebut.

Menurut teori Badan Penyelidikan Geologi Amerika Serikat pada tahun 1981, hilangnya pesawat terbang dan kapal laut karena dikawasan tersebut banyak terdapat gas methana. Ada yang megatakan bahwa segitiga bermuda adalah pangkalan UFO, sehingga kendaraan apapun yang melintas teritorial tersebut akan diculik dan terhisap. Ada pula yang mengatakan bahwa penyebabnya dikarenakan oleh adanya sumber magnet terbesar di Bumi yang tertanam di bawah segitiga bermuda, sehingga logam berton-ton pun dapat tertarik ke dalam. Meskipun banyak teori, namun tidak ada yang memuaskan sebab munculnya tambahan seperti benda asing bersinar yang mengelilingi pesawat sebelum kontak dengan menara pengawas terputus dan pesawat menghilang.

7. Piramida Mesir


Piramida Mesir adalah sebutan untuk piramida yang terletak di Mesir yang dikenal sebagai negeri piramida. Bangunan megah itu umumnya digunakan sebagai makam raja-raja mesir kuno. Namun demikian, berabad-abad lalu piramida sering digunakan sebagai sasaran penjarahan dan perampok makam karena para raja-raja membawa kekayaan dan segala macam artefaknya. Piramida tidak dibuat sembarangan sehingga batu besar itu bisa tersusun dengan rapi dan kokoh tanpa bahan perekat. Sebuah pertanyaan besar tentang siapa pembuat piramida itu dan bagaimana mungkin batu-batu itu bisa disusun hingga menjulang tinggi tanpa bahan-bahan perekat. Agaknya pertanyaan itu masih belum menemukan jawabannya.

8. Petir Abadi


Sebuah fenomena alam yang unik yakni petir abadi, terjadi di Catatumbo di danau Maracarbo. Fenomena ini berupa awan petir yang membentuk sebuah garis kilat sepanjang 5 kilometer setiap 140-160 malam dalam setahun, 10 jam tiap malam dan lebih dari 280 kali dalam 1 jam. Ini hampir bisa disebut badai permanen. Menurut penelitian, petir ini terjadi karena tumbukan angin yang berasal dari pegunungan Andes. Petir ini juga dijadikan sebagai navigasi oleh para pelaut.

9. Jeritan Misterius


Sebuah lubang besar di Siberia dibuat dengan tujuan untuk kepentingan penelitian. Ketika melakukan penggalian, tiba-tiba mesin bor berputar dengan cepat ketika telah mencapai ruang kosong yang besar di perut bumi. Sensor temperatur menunjukkan kenaikan sangat dramatis. Sebuah microphone supersensitif dimasukkan ke dalam lubang dengan tujuan untuk mendengarkan pergerakan lempeng bumi. Tapi sebaliknya, yang terdengar adalah suara jeritan-jeritan manusia.

10. Hujan Darah


Tidak ada yang menyangka, pada 25 Juli 2001 hujan yang seharusnya putih itu berubah. Negara bagian Kerala di India diguyur hujan aneh berwarna merah hingga september 2001. Lebih dari 500.000 meter kubik air berwarna merah tercurah ke Bumi. Awalnya ilmuan mengira warna merah itu dihasilkan oleh pasir gurun namun setelah diteliti lebih lanjut ternyata unsur merah di dalan air hujan tersebut adalah sel hidup yang bukan berasal dari bumi. Komposisi sel tersebut terdiri dari 50% karbon, 45% oksigen dan 5% unsur lain seperti besi dan sodium, sel tersebut juga membelah diri.

Karena partikel merah tersebut adalah sel hidup, maka banyak yang mengajukan teori. Teori pertama menyebutkan bahwa batu meteor yang meledak di udara telah membantai sekelompok kelelawar di udara namun teori ini dibantahkan karena tidak disertai bukti-bukti yang mendukung seperti kelelawar yang berjatuhan dari langit. Dengan menghubungkan antara suara ledakan dan cahaya yang mendahului hujan darah, Louis mengemukakan teori bahwa sel-sel merah tersebut adalah makhluk ekstra terestrial.

10 Peradaban Kota yang Hilang


1. Machu Picchu (Peru)


Machu Picchu (Gunung Tua) adalah sebuah lokasi reruntuhan Inca pra-Columbus yang terletak di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 m. Machu Picchu berada di atas lembah Urubamba di Peru, sekitar 70 km barat laut Cusco. Situs ini sempat terlupakan oleh dunia internasional, tetapi tidak oleh masyarakat lokal. Situs ini kembali ditemukan oleh arkeolog dari Universitas Yale, Hiram Bingham III yang menemukannya pada 1911.

2. Angkor Wat (Kamboja)


Angkor Wat adalah sebuah rangkaian lokasi ibu kota Kerajaan Khmer dalam periode lama dari abad ke-9 sampai abad ke-15 Masehi. Puingnya terletak di hutan dan tanah perladangan di utara Danau Besar Tonle Sap, dekat Siem Reap, Kamboja sekarang ini, dan merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Kuil-kuil di Angkor Wat, sekarang sebagian besar telah dipugar, merupakan bagian dari contoh arsitektur Khmer.

3. Mesir Kuno


Mesir Kuno adalah suatu peradaban kuno di bagian timur laut Afrika. Peradaban ini terpusat sepanjang pertengahan hingga hilir Sungai Nil yang mencapai kejayaannya pada sekitar abad ke-2 SM, pada masa yang disebut sebagai periode Kerajaan Baru. Daerahnya mencakup wilayah Delta Nil di utara, hingga Jebel Barkal di Katarak Keempat Nil. Pada beberapa zaman tertentu, peradaban Mesir meluas hingga bagian selatan Levant, Gurun Timur, pesisir pantai Laut Merah, Semenajung Sinai, serta Gurun Barat (terpusat pada beberapa oasis).

Peradaban Mesir Kuno berkembang selama kurang lebih tiga setengah abad. Dimulai dengan unifikasi awal kelompok-kelompok yang ada di Lembah Nil sekitar 3150 SM, peradaban ini secara tradisional dianggap berakhir pada sekitar 31 SM, sewaktu Kekaisaran Romawi awal menaklukkan dan menyerap wilayah Mesir Ptolemi sebagai bagian provinsi Romawi. Walaupun hal ini bukanlah pendudukan asing pertama terhadap Mesir, periode kekuasaan Romawi menimbulkan suatu perubahan politik dan agama secara bertahap di Lembah Nil, yang secara efektif menandai berakhirnya perkembangan peradaban independen Mesir.

4. Petra (Yordania)


Petra adalah kota yang didirikan dengan memahat dinding-dinding batu di Yordania. Petra berasal dari bahasa Yunani yang berarti "batu". Petra merupakan simbol teknik dan perlindungan. Kata ini merujuk pada bangunan kotanya yang terbuat dari batu-batu di Wadi Araba, sebuah lembah bercadas di Yordania. Kota ini didirikan dengan menggali dan mengukir cadas setinggi 40 meter. Petra merupakan ibukota kerajaan Nabatean. Didirikan pada 9 SM-40 M oleh Raja Aretas IV sebagai kota yang sulit untuk ditembus musuh dan aman dari bencana alam seperti badai pasir.

5. Palmyra (Syria)


Palmyra dulunya adalah kota penting di Syria, terletak di daerah oasis 215 km timur laut Damascus. Dahulu dikenal dengan nama Tadmor (bahasa Arab). Kota ini dulu terletak dekat sumber mata air panas, Afga, dan merupakan tempat singgah ideal bagi para kelompok pengelana dari Iraq, Al-Sham (sekarang Syria, Lebanon, Holy Land, Jordan). Lokasinya yang strategis membuat Palmyra menjadi kerajaan terkenal dan makmur pada jamannya abad 2 SM.

6. Pompeii (Italia)


Pompeii adalah sebuah kota zaman Romawi kuno yang telah menjadi puing dekat kota Napoli dan sekarang berada di wilayah Campania, Italia. Pompeii hancur oleh letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali dengan tidak sengaja. Semenjak itu penggalian kembali kota ini memberikan pemandangan yang luar biasa terinci mengenai kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi. Saat ini kota Pompeii merupakan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO.

7. Palenque (Meksiko)


Palenque adalah kota peninggalan bersejarah suku Maya yang berlokasi di kaki gunung Tumbala, Chiapas, Meksiko. Kota bersejarah ini tidak terlalu besar tetapi di dalamnya memiliki bangunan dengan arsitektur indah, patung-patung, ukiran-ukiran yang dibuat oleh suku Maya.

8. Vijayanagar (India)


Kerajaan Vijayanagar adalah sebuah kerajaan India, sejak 1336 dan terletak di Deccan, India Selatan. Kerajaan Vijayanagar didirikan oleh Harihara (Hakka) dan saudaranya Bukka Raya. Kerajaan ini diberi nama sesuai dengan nama ibukotanya, kini namanya berubah menjadi Hampi di Karnataka, India. Kerajaan ini berdiri mulai tahun 1336 dan berakhir pada tahun 1660.

9. Ephesus (Turki)


Ephesus (Efes bahasa Turki), kota yang membentang sepanjang 3 km di bagian selatan kota Selcuk, provinsi Izmir, Turkey. Kota ini dulunya merupakan pusat perdagangan dan pusat agama Kristen sampai sekarang. Reruntuhan Ephesus merupakan salah satu tempat wisata favorit di Turki.

10. Sanchi (India)


Sanchi merupakan komplek monumen yang menandakan jaman keemasan Budha di masa Kerajaan Ashoka. Kalau jaman sekarang Sanchi sama dengan stupa, kuil, atau tempat kediaman para biksu. Monumen Sanchi berawal dari abad 3 SM sampai abad 12. Yang paling terkenal dr Sanchi adalah Stupa 1, yang dibangun oleh Raja Mauryan. Monumen ini berisi pahatan yang bercerita tentang sejarah agama Budha.